Langsung ke konten utama

Cara Mematikan Pohon Bambu yang Ampuh

Bagaimana cara mematikan pohon bambu yang ampuh? Jika tidak dikendalikan dengan benar, pohon bambu bisa menjadi gulma yang serius bagi tanaman kelapa sawit. Pasalnya pohon bambu dapat berkembang biak dengan cepat melalui rimpang, tingkat populasinya pun tinggi, dan tanaman ini mampu mengambil unsur hara yang dibutuhkan oleh pohon sawit secara cepat. Keberadaan pohon bambu juga dapat mengganggu pekerja perkebunan karena bulu halusnya bisa menyebabkan iritasi kulit.

Teknik pengendalian pohon bambu secara manual menggunakan alat-alat potong dan dongkel sejauh ini terbilang cukup ampuh. Batang-batang bambu yang telah ditebang pun dapat dijual ke pengepul. Namun untuk perkebunan dalam skala besar, metode ini dirasakan kurang efektif dan efisien karena menghabiskan waktu yang lama, jumlah tenaga kerja yang banyak, dan biaya yang tidak sedikit.

Sebagai alternatifnya, perkebunan kelapa sawit modern biasanya mengandalkan herbisida. Herbisida dinilai cukup efektif dan efisien dalam mengurangi populasi pohon bambu yang tumbuh di area perkebunan. Pada penerapannya, pemakaian herbisida harus memperhatikan faktor-faktor yang meliputi pemilihan herbisida, tata cara pemberian, dan dosis yang sesuai.

cara-mematikan-pohon-bambu.jpg

Setidaknya, terdapat 3 metode yang biasa diaplikasikan untuk mematikan pohon bambu di perkebunan kelapa sawit yaitu :

Metode 1 : Cara Mekanis

Pengendalian pohon bambu secara mekanis dilaksanakan dengan mencabut/mendongkel pohon bambu menggunakan peralatan tertentu. Alat berat yang biasa dipakai umumnya berjenis excavator. Setiap rumpun bambu didongkel menggunakan excavator, lalu balikkan posisi batangnya ke arah bawah sehingga pohon tersebut akan mati dan tidak dapat tumbuh lagi. Lama-kelamaan pohon tersebut akan mengalami pelapukan sehingga menyuburkan tanah di sekitarnya. Oleh karena itu, metode ini akan menjadi efektif dan efisien manakala dikerjakan dalam waktu yang bersamaan dengan proses stacking lahan kelapa sawit.

Metode 2 : Cara Biologis

Metode biologis merupakan teknik pengendalian gulma yang dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar. Tahukah Anda, pohon bambu ternyata bisa dibuat membusuk menggunakan ampas kelapa. Caranya adalah tebang seluruh pohon bambu tersebut hingga tersisa bagian pangkal batangnya saja. Kemudian taburkan ampas kelapa di atas pangkal batang bambu tadi. Tinggal menunggu waktu saja, niscaya seluruh rumpun bambu ini akan membusuk dengan sendirinya.

Metode 3 : Cara Kimiawi

Secara kimiawi, Anda bisa mematikan pohon bambu menggunakan herbisida. Namun supaya cairan herbisida ini cepat terserap ke dalam pohon, potonglah batang bambu terlebih dahulu dengan menyisakan bagian pangkalnya setinggi kira-kira 30 cm. Kemudian bersihkan lingkungan di dalam rumpun bambu tersebut dari sampah-sampah yang dapat menghalangi herbisida. Siramkan herbisida dengan konsentrasi 15-20 persen pada rumpun bambu tersebut, termasuk bagian batang dan anakan bambu.

Alternatif lainnya yakni Anda bisa memakai starlon 665 ec dan nuquat 276 sl. Gunakan dosis campuran 30 ml starlon dan 40 ml nuquat per 15 liter air. Sebelum penerapan herbisida ini, lakukan pemangkasan secukupnya hingga rumpun bambu yang tersisa kini memiliki ketinggian 50-100 cm. Cara mengaplikasikan herbisida ini ialah dengan menyemprotkannya secara merata ke seluruh bagian rumpun. Lakukan penyemprotan susulan dalam waktu 1,5 bulan kemudian apabila rumpun bambu tersebut masih mampu menumbuhkan tunas tanaman yang baru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Barang Pribadi ke Korea Selatan: Regulasi, Waktu Pengiriman, dan Risiko yang Sering Terjadi

  Pengiriman barang pribadi dari Indonesia ke Korea Selatan terus meningkat seiring mobilitas masyarakat lintas negara. Di balik kebutuhan tersebut, terdapat regulasi ketat yang mengatur arus barang masuk ke Korea Selatan, termasuk untuk kiriman non-komersial. Barang pribadi kerap diartikan sebagai barang milik sendiri yang digunakan sehari-hari. Namun dalam praktik kepabeanan, definisi tersebut bergantung pada penilaian petugas terhadap jenis barang, jumlah, dan nilai ekonominya. Regulasi yang Mengatur Barang Pribadi Korea Selatan menerapkan sistem kepabeanan yang menempatkan seluruh barang masuk, termasuk kiriman pribadi, dalam skema impor. Setiap paket wajib dilengkapi informasi yang jelas mengenai isi dan tujuan pengiriman. Barang yang dianggap sensitif seperti makanan, produk kesehatan, kosmetik, dan barang bermerek berada di bawah pengawasan khusus. Untuk kategori tertentu, izin tambahan atau standar keamanan dapat menjadi syarat mutlak sebelum barang dilepas. Regulasi ini be...

Cara Membaca Perhitungan Volume dan Berat dalam Pengiriman Jepang–Indonesia

  Dalam pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia, perhitungan volume dan berat menjadi dasar utama untuk menentukan skema pengiriman. Kedua unsur ini digunakan untuk menilai kebutuhan ruang di dalam kontainer serta memengaruhi alur penanganan barang selama proses logistik berlangsung. Berat mengacu pada bobot aktual barang setelah dikemas. Pengukuran ini dilakukan menggunakan timbangan dan dicatat dalam satuan kilogram. Berat aktual menjadi faktor penting karena berkaitan dengan batas maksimum muatan yang dapat ditampung oleh kontainer dan kapal. Volume menggambarkan besaran ruang yang ditempati barang. Perhitungan volume dilakukan dengan mengalikan panjang, lebar, dan tinggi barang, kemudian dikonversi ke satuan meter kubik. Dalam pengiriman Jepang–Indonesia, pengukuran volume dilakukan secara detail karena setiap selisih kecil dapat memengaruhi penataan muatan di dalam kontainer. Pada pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia , volume sering menjadi acuan utama. Barang deng...

Tradisi Baru TKI dan Mahasiswa Jepang Saat Mengirim Paket

  Omiyage biasanya dikenal sebagai oleh-oleh kecil khas Jepang. Namun di kalangan TKI dan mahasiswa Indonesia di Jepang, muncul fenomena yang berbeda: omiyage yang ukurannya tidak kecil sama sekali. Bukan sekadar manisan atau gantungan kunci, tetapi barang-barang besar yang memenuhi satu kardus penuh. Fenomena ini muncul dari cara hidup yang berubah. Banyak yang tinggal jauh dari keluarga untuk waktu lama, sehingga hadiah kecil dianggap tidak cukup mewakili rasa rindu. Mereka memilih mengirim barang rumah tangga, pakaian musim dingin, peralatan elektronik mini, bahkan stok makanan instan Jepang. Omiyage tidak lagi hanya soal “cinderamata”, tetapi menjadi bahasa perhatian yang lebih luas. Tradisi baru ini mencerminkan pola pikir bahwa barang yang bermanfaat akan lebih dihargai. Seseorang mungkin mengemas satu set panci Jepang untuk ibunya, atau heater portabel untuk keluarga di kampung. Barang-barang itu membawa cerita tersendiri tentang bagaimana seseorang hidup di Jepang dan ing...