Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

Undang-undang tentang Perkebunan Kelapa Sawit

Pada dasarnya, pengembangan perkebunan kelapa sawit di Indonesia dimaksudkan untuk menaikkan pendapatan masyarakat dan devisa negara melalui pekerjaan yang produktif. Di samping itu, pembudidayaan ini juga ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah dan nilai saing, mencukupi kebutuhan konsumsi dan bahan baku, memacu tingkat pertumbuhan daerah, serta memaksimalkan pengelolaan sumber daya alam. Syarat tumbuh tanaman kelapa sawit yang berada di iklim tropis dengan curah hujan yang cukup memungkinkan tanaman ini sangat cocok apabila dibudidayakan di Nusantara. Selain mendorong tingkat produktivitas yang tinggi, kesesuaian ini juga dapat menekan biaya produksi serendah mungkin. Bahkan investasi yang harus dikeluarkan untuk membudidayakan kelapa sawit jauh lebih murah jika dibandingkan dengan tanaman-tanaman penghasil minyak nabati lainnya seperti kelapa, kedelai, bunga matahari, zaitun, dan sebagainya. Seluruh kegiatan pemeliharaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia harus dilaksana...

5 Keuntungan Bisnis Kelapa Sawit yang Harus Anda Tahu

Apakah keuntungan-keuntungan dari bisnis kelapa sawit? Seiring dengan meningkatnya harga komoditas kelapa sawit, daya tarik masyarakat terhadap bisnis tanaman ini semakin bertambah besar. Terlebih sektor perekonomian di Indonesia sangat dipengaruhi oleh aktivitas perdagangan minyak kelapa sawit. Bagi pemerintah, banyaknya lahan sawit diharapkan dapat menjaga tingkat kestabilan harga minyak nabati, sumber devisa negara, dan menciptakan lapangan kerja baru. Tahukah Anda, sebelum minyak sawit mendominasi pasar, minyak kelapa telah banyak dimanfaatkan sebagai minyak goreng dan industri pangan lainnya. Bahkan pada tahun 1970-an, pengguanaan minyak kelapa tengah berada pada zaman keemasannya. Sayangnya produksi minyak kelapa yang cenderung menurun selama kurun waktu 20 tahun terakhir mendorong diberlakukannya subtitusi dengan minyak sawit yang produktifitasnya relatif selalu naik. Masalah baru muncul ketika peningkatan volume produksi minyak sawit tidak diiringi dengan kenaikan nilainya s...

Mengenal Sistem Perakaran Kelapa Sawit

Kelapa sawit memiliki akar yang berjenis serabut. Sistem perakaran ini berfungsi untuk menyerap unsur hara yang terkandung di dalam tanah dan sebagai media respirasi tanaman. Adanya akar juga berguna sebagai penyangga batang sehingga dapat tumbuh secara tegak ke atas. Akar kelapa sawit mempunyai ujung yang runcing, tidak berbuku, dan berkelir putih kekuningan. Sistem perakaran yang dimiliki kelapa sawit sangatlah kuat. Akar tersebut tumbuh ke arah bawah dan samping membentuk beberapa percabangan seperti akar primer, akar sekunder, akar tertier, dan akar kwarter. Akar primer berdiameter 5-10 mm yang tumbuh dari pangkal batang lalu menyebar ke dalam tanah dan ke samping membentuk akar sekunder. Akar sekunder mempunyai diameter 2-4 mm yang tumbuh sejajar dengan permukaan air tanah serta membentuk akar tertier. Akar tertier berdiameter 0,7-1,2 mm, kemudian membentuk akar kwarter yang berukuran 0,1-0,3 mm. Akar tertier dan akar kwarter memiliki bulu-bulu halus yang tertutup tudung ak...

Cara Mengetahui Kecambah Sawit yang Palsu

Bagaimana cara mengetahui kecambah sawit yang palsu? Seiring dengan semakin pesatnya pertumbuhan industri kelapa sawit di dalam negeri, kebutuhan akan kecambah sawit sebagai benih tanaman pun kian bertambah. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk menyediakan bibit sawit yang berkualitas unggul dalam jumlah yang besar. Meningkatnya usaha pembudidayaan kelapa sawit khususnya di Indonesia juga dipicu oleh permintaan akan CPO (Crude Palm Oil) yang bertambah pesat, baik di pasar lokal maupun pasar global. Salah satu faktor yang mendorong peningkatan pasar ini adalah meluasnya penggunaan CPO untuk berbagai kebutuhan industri. Bahkan dalam beberapa kurun waktu terakhir ini, minyak sawit banyak dimanfaatkan dalam pembuatan biofuel, subtitusi, dan komplemen minyak diesel. Tetapi sayangnya peningkatan kebutuhan akan bibit ini tidak diimbangi dengan ketersediaan kecambah kelapa sawit di dalam negeri. Kondisi tersebut lantas mendorong pemerintah untuk mengimpor benih sawit dari luar negeri s...

Penanganan Pasca Panen Kelapa Sawit

Apa saja pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan dalam penanganan pasca panen kelapa sawit? Kelapa sawit adalah tanaman yang termasuk keluarga Arecaceae dan merupakan sumber minyak nabati yang penting. Oleh karena itu, tidak sedikit para petani yang memilih membudidaykan tumbuhan bernama latin Elaeis guineensis Jacq ini. Bahkan Indonesia sendiri tercatat sebagai negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia karena mampu memproduksi lebih dari 31 juta ton per tahun. Pohon kelapa sawit mulai menghasilkan bunga pada saat umurnya telah mencapai 2-3 tahun. Dalam kurun waktu 5-6 bulan sejak proses penyerbukan, bunga sawit tersebut bakal berkembang menjadi buah matang yang ditandai dari warna kulitnya merah kejinggaan. Buah yang terlalu matang secara otomatis akan terjatuh dari tangkainya. Peristiwa ini dinamakan membrondol. Pemanenan TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit biasanya didasarkan pada kriteria seberapa banyak buah yang membrondol. Setelah pemanenan TBS dilaksanakan, proses ber...

Secuil Proses Persiapan Panen Kelapa Sawit

Bagaimana proses persiapan panen kelapa sawit dilaksanakan? Waktu panen adalah saat yang paling ditunggu-tunggu selama kita membudidayakan tanaman kelapa sawit. Pada masa ini, penanganannya harus dilakukan dengan benar serta menekan kesalahan panen semaksimal mungkin. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mempersiapkan panen tersebut agar semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar. Ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan dalam menyiapkan proses pemanenan kelapa sawit . Di antaranya yaitu penetapan seksi panen, penetapan luas hancak kerja kemandoran, penetapan luas hancak kerja pemanen, dan penyediaan alat penen. Selanjutnya penetapan luas hancak ini akan berpengaruh pada penetapan kebutuhan tenaga kerja dan ala-alat panen. Sebelum proses pemanenan TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit dimulai, para pekerja juga perlu melakukan kegiatan pemotongan TBS yang tidak layak setiap hari. Begitu pula dengan mandor panen yang juga harus melakukan persiapan-persiapan awal seperti m...

15 Tugas Pokok Manager Pabrik Kelapa Sawit

Apakah tugas-tugas seorang manager di pabrik kelapa sawit? Di dalam pekerjaan pabrik, salah satu peran yang memegang tugas yang penting sekali adalah pengatur. Peran untuk mengatur dan mengontrol jalannya proses di pabrik ini biasanya dimiliki penuh oleh manager. Manager adalah perangkat/level yang mengatur proses pekerjaan di pabrik. Mereka akan mengatur bagaimana aktivitas perkerja-perkerja di dalam pabrik agar lebih efektif dan efisien. Dalam pekerjaannya, manager tidak harus selalu bersentuhan langsung dengan para pekerja, melainkan juga bisa melalui perantara mandor pabrik kelapa sawit . Oleh karena itu, pengaturan ini harus dilakukan secara profesional yaitu dengan memposisikan diri sesuai tugas dan tanggungjawabnya masing-masing. Misalnya, seorang manager harus menempatkan diri dengan posisi mengatur, mengontrol, dan mengarahkan langkah kerja, sedangkan seorang pekerja pabrik merupakan orang yang melaksanakan pekerjaan. Dengan berlangsungnya sistem pengaturan yang baik oleh ...

5 Tugas Utama Mandor Perkebunan Kelapa Sawit

Apakah tugas-tugas dari mandor perkebunan kelapa sawit? Setiap perkebunan kelapa sawit selalu dikelola oleh beberapa pekerja yang memiliki tugas dan kewenangan tertentu. Salah satunya yaitu mandor yang merupakan pemegang kunci utama dalam menetukan keberhasilan pekerjaan di lapangan. Adapun tugas dan tanggung jawab seorang mandor yang utama, antara lain : Menjalankan fungsi kontrol terhadap area perkebunan dengan luas yang berukuran 50-100 hektar Membantu asisten lapangan untuk mengontrol pekerjaan BHL (Buruh Harian Lepas) Membantu asisten lapangan membuat laporan data pemupukan Membantu asisten lapangan dalam melaporakan hasil panen buah kelapa sawit Menbuat laporan hasil pekerjaan harian yang tertuang dalam bentuk administrasi Tahukah Anda, terdapat 3 (tiga) jenis mandor yang ada di perkebunan kelapa sawit , yaitu : Mandor Alat : Mandor yang bertugas mengontrol peralatan perkebunan. Mandor Perawatan : Mandor yang bertugas mengontrol perawatan tanaman kelapa sawit Mandor Pa...

Daftar Fraksi Panen Buah Kelapa Sawit

Apa sih fraksi panen kelapa sawit itu? Mengapa kita harus mempelajarinya? Apakah kegunaan dari pembagian buah kelapa sawit menjadi beberapa fraksi ini? Mari kita pelajari semua hal tersebut secara bersama-sama! Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan waktu pemanenan TBS (Tandan Buah Segar) yaitu fraksi panen buah kelapa sawit. Ini merupakan pengelompokkan mutu berdasarkan tingkat kematangan buah kelapa sawit . Penggolongan fraksi buah kelapa sawit tersebut digunakan dalam ketetapan atau penentuan kriteria panen kelapa sawit yang tepat. Berikut ini daftar fraksi buah kelapa sawit dari KLPSWT : Fraksi 00 adalah golongan buah kelapa sawit yang masih mentah. Ciri-cirinya yaitu tidak ada buah yang terlepas dari TBS Fraksi 0 adalah golongan buah kelapa sawit yang hampir matang. Tandanya yaitu ada sekitar 2-5 persen buah sawit yang membrondol, namun jumlahnya kurang dari 1/2 brondolan per 1 kg TBS Fraksi 1 adalah golongan buah kelapa sawit yang mentah matang. Di ...

Inilah Standar Kematangan Buah Kelapa Sawit

Tingkat kematangan buah kelapa sawit mempunyai standar-standar tertentu. Hal ini harus diperhatikan dengan benar mengingat kuantitas dan kualitas CPO (Crude Palm Oil) sangat dipengaruhi oleh kematangan buah sebagai bahan bakunya. Oleh sebab itu, proses pemanenan TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit harus menghasilkan TBS pada kematangan yang optimal. Sebaliknya buah mentah yang ikut terbawa dalam pemanenan ini cenderung akan merusak mutu CPO. Begitu pula jika buah sawit yang dipanen terlalu matang, maka bakal menghasilkan CPO yang mempunyai kandungan asam lemak bebas yang tinggi. Setelah proses pemanenan selesai dilakukan, selanjutnya adalah mengangkut TBS kelapa sawit yang terkumpul ke PKS (Pabrik Kelapa Sawit). Alat angkut yang biasa digunakan yaitu truk dan lori. Sesampainya tiba di PKS, buah-buah sawit ini akan dipilah berdasarkan tingkat kematangannya. Di bawah ini pedoman standar kematangan buah kelapa sawit yang bisa Anda gunakan : 1. Buah Immature Buah immature meru...

5 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pengangkutan TBS

Pada prinsipnya, pengangkutan TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit dilakukan dengan memindahkannya dari perkebunan ke pabrik. Alat angkut sawit yang biasanya dipakai yaitu truk, baik dump truck maupun light truck. Beberapa perusahaan, terutama yang memiliki perkebunan sawit di lahan gambut , ada pula yang memanfaatkan lori yang ditarik lokomotif karena dinilai lebih efektif dan efisien. Pengangkutan TBS sawit atau FFB (Fresh Fruit Bunches) termasuk salah satu dari tiga mata rantai terpenting dalam budidaya kelapa sawit meliputi panen, angkut, dan olah disingkat PAO. Untuk mendukung kelancaran rangkaian mata rantai ini, semua proses harus berjalan dengan baik dan tersinkronisasi. Sebagai contoh, penghitungan kebutuhan armada pengangkutan dan perkiraan hasil pengolahan pada saat melaksanakan proses pemanenan TBS. Setidaknya terdapat 2 faktor yang mempengaruhi proses pengangkutan TBS yaitu organisasi panen, bentuk/pola jalan di dalam perkebunan, kondisi/perawatan jalan, jenis dan t...