Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Cara Menanam Kecambah Kelapa Sawit yang Benar

Yang benar, penanaman kecambah kelapa sawit dilakukan terlebih dahulu di polybag. Namun sebelumnya kecambah tersebut perlu diseleksi kualitasnya dengan memilih benih yang berukuran 10-15 mm serta telah memiliki plumule dan radicle. Kemudian rendam kecambah ini ke dalam larutan fungisida berkonsentrasi 0,2 persen. Barulah kecambah siap ditanam di polybag yang berisi media tanam. Di bawah ini panduan langkah-langkah menanam kecambah kelapa sawit! 1. Persiapan Media Tanam Agar proses penanaman bibit kelapa sawit lebih mudah, siram media tanam di polybag memakai air biasa sampai kondisinya menjadi jenuh. Setelah itu, buka kantong plastik kecambah dan pindahkan kecambah-kecambah tersebut ke baki yang sudah diberi alas karung goni. Sebelumnya karung goni ini direndam dalam larutan fungisida Thiram berkonsentrasi 0,2 persen untuk membunuh jamur dan mencegahnya tumbuh kembali. 2. Penyeleksian Kecambah Kelapa Sawit Kecambah kelapa sawit dikatakan normal apabila calon akar dan batang...

Dampak Positif dan Negatif Perkebunan Kelapa Sawit

Aktivitas perkebunan kelapa sawit seringkali menimbulkan dampak tertentu bagi kelestarian lingkungan di sekitarnya. Dampak tersebut ada yang bersifat positif, namun tidak sedikit pula yang tergolong negatif. Salah satu ancaman yang paling besar ialah eksistensi hutan di Indonesia yang berpotensi mengalami kerusakan. Di bawah ini dampak-dampak negatif dari perkebunan kelapa sawit : Pada umumnya, budidaya kelapa sawit dilakukan dengan sistem monokultur. Hal ini dapat memicu hilangnya keragaman hayati dan kerentanan alam seperti kualitas lahan menurun, terjadinya erosi, serta merebaknya hama dan penyakit tanaman. Kebanyakan kegiatan pembukaan lahan kelapa sawit dilakukan dengan metode tebang habis (land clearing) agar menghemat biaya dan waktu. Akibatnya makhluk hidup yang tinggal di dalamnya pun menjadi terganggu. Kelapa sawit membutuhkan air dalam jumlah sangat banyak mencapai 12 liter/pohon. Proses pertumbuhan tanaman ini juga acapkali dirangsang memakai pestisida, zat fertilizer,...

5 Cara Pengendalian Hama Tikus Pada Kelapa Sawit

Seiring berjalannya waktu, perkebunan kelapa sawit di Indonesia semakin meluas. Saat ini tercatat luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia tidak kurang dari 8,9 juta hektar dan mampu menjadi pemasok utama kebutuhan minyak sawit dunia yang mencapai 30 juta ton. Oleh karena itu, teknik pembudidayaan kelapa sawit yang benar terus dikembangkan guna meningkatkan hasil panen oleh para petani lokal. Satu dari sekian kendala yang mendera perkebunan kelapa sawit adalah serangan hama. Di antara hama yang biasa menyerang pohon sawit, tikus acapkali menimbulkan dampak negatif yang begitu besar. Tikus sering menyerang bibit kelapa sawit, tanaman belum menghasilkan, tanaman menghasilkan, memakan serangga penyerbuk bunga sawit, dan menyebabkan masuknya padogen sekunder melalui bekas luka. Pada umumnya, jenis tikus yang menyerang kelapa sawit di antaranya tikus rumah, tikus ladang, tikus wirok, tikus sawah, dan tikus pohon. Perlu diketahui, kemampuan tikus dalam memakan buah kelapa sawit bisa me...

8 Tips dan Trik Budidaya Kelapa Sawit

Budidaya kelapa sawit semakin gencar dilakukan oleh para petani di Indonesia. Tidak heran, saat ini Nusantara didaulat sebagai negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Rata-rata kapasitas kelapa sawit yang mampu dihasilkan oleh petani domestik sebanyak 40 juta ton dengan minyak sawit sejumlah 22 juta metrik per tahun. Oleh karena itulah, pengetahuan akan tips dan trik dalam proses pembudidayaan kelapa sawit sangat berguna bagi para petani dalam rangka meningkatkan produksi panennya. Simak kiat-kiatnya berikut ini! 1. Sistem Lembah Tangkapan Air Kelapa sawit merupakan tanaman yang memerlukan air dalam jumlah cukup banyak. Untuk menyiasatinya, Anda bisa menerapkan sistem lembah tangkapan air dengan menggali tanah berdiameter 1,5 m sedalam 30 cm, kemudian menggali lagi lubang tanam di tengah-tengahnya berukuran 50 x 50 x 50 cm. Manfaat lainnya metode ini juga memungkinkan pupuk dapat terserap maksimal ke dalam lubang penanaman. 2. Memberantas Serangan Tikus Untuk mengat...

4 Cara Pengendalian Gulma Alang-alang Secara Terpadu

Alang-alang atau ilalang (Imperata cylindrica L) adalah tanaman perintis yang sering tumbuh di lahan-lahan kosong maupun di bekas sawah dan ladang. Sayangnya alang-alang juga biasanya menjadi gulma karena tumbuh di perkebunan dan mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. Tanaman ini bisa hidup dengan baik di daerah-daerah yang banyak mengandung air dan mendapatkan cukup sinar matahari. Ilalang merupakan tumbuhan rumput yang berbatang lunak dan membulat. Daunnya tipis, bertekstur licin dan diselubungi rambut, serta memiliki warna hijau gelap hingga terang. Sistem perakarannya ditunjang rimpang yang kuat sehingga sulit dicabut. Sedangkan bunga ilalang berwarna putih, berupa bulir majemuk, agak menguncup, dan mudah diterbangkan angin. Proses perkembangbiakan alang-alang berlangsung sangat cepat. Benih-benihnya gampang sekali diterbangkan angin dan tumbuh menjadi tanaman dewasa. Sementara itu, rimpang ilalang yang juga merupakan bakal tanaman dewasa dapat menembus tanah sampai kedalama...

5 Jenis Gulma yang Mengganggu Kelapa Sawit

Segala macam tanaman yang tumbuh di tempat yang tidak diharapkan dan bisa mengganggu pertumbuhan hidup tanaman utama disebut gulma. Gulma umumnya dapat menjadi pesaing yang ganas bagi tanaman budidaya seperti kelapa sawit untuk memperoleh nutrisi, air, cahaya matahari, dan ruang tumbuh. Bahkan tak jarang beberapa gulma juga mampu mengeluarkan zat racun yang berbahaya bagi pertumbuhan tanaman-tanaman di sekitarnya. Terdapat beberapa tanaman yang dikenal sebagai gulma pada kelapa sawit , antara lain : 1. Alang-alang Alang-alang (Imperata cylindrica) adalah rumput yang memiliki daun yang cukup tajam. Perkembangbiakan alang-alang berlangsung sangat cepat, baik melalui benih yang terbawa angin maupun rimpang yang menembus tanah. Tanaman ini senang hidup di tanah yang subur, gembur, dan lembab. Alang-alang dapat mudah dijumpai di tanah kosong, ladang, sawah, lapangan, dan jalan. 2. Putri Malu Putri malu (Mimosa pudica) adalah perdu yang memiliki postur tubuh pendek. Putri malu ter...

Asal Muasal Tanaman Kelapa Sawit di Indonesia

Tanaman kelapa sawit pertamakali masuk ke Indonesia pada tahun 1848 yang dibawa oleh Pemerintah Hindia Belanda. Tanaman-tanaman tersebut lantas dipelihara di Kebun Raya Bogor untuk diteliti lebih lanjut. Kemudian pada tahun 1870-an, kelapa sawit ini ditanam di Deli, Sumatera Utara sebagai tanaman hias di pinggir jalan. Meningkatnya permintaan dunia akan minyak nabati pada awal abad ke-19 menjadikan kelapa sawit sebagai tanaman industri. Banyak perkebunan kelapa sawit yang dibuka, di mana bibitnya didatangkan langsung dari Bogor dan Deli. Inilah awal mula ditemukannya kelapa sawit jenis deli dura. Perkebunan kelapa sawit mengalami kemajuan pesat di tahun 1911. Bebera tokoh penting yang mempengaruhi perintisan sawit di Indonesia yaitu Adrien Hallet dan K. Schadt. Perkebunan kelapa sawit pertama di Indonesia terletak di Pantai Timur Sumatra seluas 5.130 hektar dan Rantau Panjang, Malaya. Sedangkan di Malaysia, perkebunan kelapa sawit yang pertamakali dibuka pada tahun 1917 di Ladan...

Pemeliharaan Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan

Pemeliharaan tanaman kelapa sawit menghasilkan bertujuan untuk memperoleh tanaman-tanaman yang mempunyai tingkat produktivitas tinggi. Biaya yang digunakan untuk membuka lahan perkebunan sawit harus dicatat dan diperhatikan agar dapat ditekan seminim mungkin. Begitu pula dengan perawatan tanaman dan infrastruktur kebun diusahakan untuk memanfaatkan biaya secara efektif dan dilakukan dengan memperhatikan keramahan terhadap lingkungan. Umumnya, kelapa sawit akan mulai berproduksi ketika umurnya sudah mencapai 3 tahun. Pada usia yang demikian biaya awal yang diinvestasikan bakal tertutupi oleh penghasillan dari buah-buah sawit. Kelapa sawit yang dipelihara dengan baik biasanya mampu menghasilkan tandan buah yang lebih melimpah. Sehingga justru tidak efektif jika biaya perawatan dalam tahap ini dikurangi. 1. Sensus Tanaman Kelapa Sawit Sensus dilakukan secara berkala untuk mengetahui kondisi semua tanaman budidaya. Setiap tanaman sawit yang mati perlu dikumpulkan dan didata dengan benar. B...

Bagaimana Cara Persemaian Kelapa Sawit?

Metode cara persemaian kelapa sawit terbagi menjadi dua tahap yaitu pre nursery dan main nursery. Secara singkat, pre nursery adalah persemaian tanaman sawit tahap awal. Sedangkan main nursery ialah persemaian tanaman sawit tahap utama yang dilakukan setelah pre nursery. Berikut ini penjelasan lengkap tentang metode pengerjaan selama menyemai bibit kelapa sawit! Persemaian Pre Nursery Polybag yang dipakai dalam tahap ini yaitu polybag berwarna hitam yang berukuran 22 x 15 cm dan ketebalan 0,5 mm. Setiap polybag mempunyai lubang perforasi di bagian bawahnya yang berdiameter 3 mm sebanyak 10 buah. Lubang-lubang ini dibuat dalam 3 baris dengan jarak antarlubang 3 x 4 cm. Pada polybag tersebut selanjutnya diisi tanah top soil bercampur pupuk dolomit dengan dosis 50 kg pupuk untuk 1.500 polybag. Pastikan media tanam ini sudah diayak sebelumnya memakai kawat yang berukuran 1,5-2 cm. Persemaian bibit kelapa sawit dilakukan dengan menanamnya di media tanam yang telah disediakan sebelu...

Metode Pembukaan Lahan Kelapa Sawit yang Benar

Pembukaan lahan kelapa sawit merupakan kegiatan awal dalam rangka membudidayakan tanaman sawit. Proses ini dilakukan mulai dari perencanaan tata letak dan ruang lahan hingga pembukaan hutan menjadi lahan. Dalam penerapannya, diperlukan upaya-upaya yang bersifat ramah lingkungan dan tidak berdampak negatif bagi area di sekitarnya. Tahap perencanaan tata letak lahan dan ruangannya dikerjakan melalui serangkaian penelitian untuk mengetahui sifat dan karakteristik lahan tersebut. Penelitian yang dimaksud meliputi topografi, iklim, tanah, status, air, jalan, dan penduduk. Dengan dilakukannya penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan tentang kelayakan suatu lahan untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit . Pengertian pembukaan lahan yaitu merubah fungsi lahan secara alami sehingga dapat dijadikan sebagai suatu area perkebunan. Untuk merealisasikan hal tersebut dibutuhkan sumber energi yang berguna untuk mendukung perwujudan fungsi ini. Sederhananya, pembukaan lahan dikerjakan dengan me...

Cara Membuat Kompos dari Tandan Kosong Kelapa Sawit

Salah satu limbah kelapa sawit yang jumlahnya begitu banyak di perkebunan adalah TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit). Setiap pengolahan TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit menyisakan 20-25 persen TKKS. Artinya jika jumlah TBS sebanyak 1 ton, maka TKKS yang dihasilkan sekitar 200-250 kg. Bayangkan berapa banyak limbah kelapa sawit yang akan dihasilkan oleh suatu pabrik mengingat produksi rata-ratanya mencapai 100 ton/jam. Pemanfaatan TKKS oleh PKS (Pabrik Kelapa Sawit) di Indonesia masih tergolong sangat minim. Mayoritas PKS masih menggunakannya sebagai bahan bakar walaupun sudah ada larangan yang tegas dari pemerintah. Beberapa alternatif daur ulang TKKS yang bersifat ramah lingkungan antara lain menjadikannya mulsa dan kompos. Pengolahan TKKS menjadi pupuk kompos diklaim merupakan metode pemanfaatan yang terbaik. Selain dapat digunakan untuk pemupukan kelapa sawit kebutuhan pribadi, kompos yang diciptakan pun bisa dijual kembali sehingga menghasilkan keuntungan. Tetapi metode ...

5 Pekerjaan yang Ada di TBM Kelapa Sawit

Di dalam budidaya kelapa sawit, istilah TBM (Tanaman Belum Menghasilkan) merujuk pada tanaman kelapa sawit berumur muda yang belum mampu menghasilkan TBS (Tandan Buah Segar) yang layak dipanen. Artinya usia tanaman tersebut di mulai sejak penanaman hingga mencapai 30 bulan. Tahap perawatan terhadap TBM merupakan kelanjutan dari tahap pembukaan lahan dan penanaman bibit kelapa sawit. Usaha yang dilakukan dalam merawat kelapa sawit pada masa TBM berpengaruh besar terhadap keberhasilan budidaya. Hal ini mengingat pohon sawit di rentang usia tersebut masih memiliki kondisi yang belum stabil. Sangat besar kemungkinan tanaman yang dipelihara diserang oleh hama atau penyakit. Bahkan yang lebih buruk kelapa-kelapa sawit tersebut ternyata tidak terlalu produktif. Berikut ini pekerjaan-pekerjaan yang ada di TBM kelapa sawit, meliputi : 1. Penunasan Pekerjaan menunas dilakukan dengan memotong daun kelapa sawit yang sudah tua dan tidak bermanfaat bagi tanaman. Penunasan pertamakali dil...

5 Faktor yang Mempengaruhi Harga Lahan Kelapa Sawit

Tidak ada nominal yang pasti berapa harga lahan kelapa sawit. Hal ini disebabkan karena ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Mulai dari lokasi, kondisi, legalitas, jenis, perawatan, dan usia lahan tersebut. Contohnya lahan yang berada di tempat yang dekat dengan pabrik mempunyai harga yang lebih mahal daripada lahan di pelosok. Oleh karena itu, diperlukan pertimbangan yang matang dalam memperhitungkan untung ruginya. Sebagai negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, perkebunan sawit di Indonesia membentang dari Sabang hingga Merauke. Minyak sawit dianggap sebagai emas cair yang keberadaannya terus diburu. Maka jangan heran apabila budidaya kelapa sawit begitu ramai di negeri ini. Berbicara mengenai investasi kelapa sawit , salah satu persyaratan yang harus dimiliki oleh seorang investor adalah lahan. Seiring berjalannya waktu harga lahan semakin naik mengikuti peningkatan yang terjadi pada harga tanah. Itulah kenapa para investor harus menghitung baik-baik prosentase bi...

Pemupukan Kelapa Sawit yang Baik di Lahan Gambut

Secara prinsip, pemupukan kelapa sawit di lahan gambut tidak jauh berbeda dengan pemupukan pada umumnya. Pupuk disebarkan di sekitar tanaman melingkari batang pokok. Pupuk yang dipakai harus disesuaikan dengan tujuan pemupukan dan kondisi tanah serta mentaati petunjuk yang tercantum pada kemasannya. Pembukaan kebun kelapa sawit harus memperhatikan keramahannya terhadap alam. Lahan yang dibakar bukan solusi yang tepat untuk mendapatkan kebun yang siap tanam. Sebab hal tersebut justru menimbulkan dampak-dampak negati yang sangat banyak kandungan unsur hara di tanah yang hilang, musnahnya predator hama kelapa sawit, dan menimbulkan asap yang mencemari lingkungan. Pengembangan kebun kelapa sawit di lahan gambut juga sebaiknya dijadikan sebagai pilihan terakhir dengan memprioritaskan terhadap tanah yang sudah mengalami degradasi. Pemupukan kelapa sawit di tanah gambut menggunakan pupuk dengan jenis yang sama seperti pada tanah mineral. Hanya saja dosis pupuk tersebut sedikit dilebihk...