Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Cara Menghitung Angka Kerapatan Panen Kelapa Sawit

Angka kerapatan panen (AKP) kelapa sawit disebut dengan istilah tasaksi produksi. Ini merupakan suatu perkiraan terhadap kapasitas produksi yang mungkin dihasilkan oleh tanaman-tanaman kelapa sawit yang dibudidayakan. Biasanya, pekerjaan ini dilaksanakan saat hendak menaksir produksi 6 bulan, 3 bulan, dan 1 bulan yang akan datang atau 1 hari sebelum proses pemanenan buah kelapa sawit dilakukan. Tujuan tasaksi panen kelapa sawit ialah memprediksi angka kerapatan panen (AKP), mengatur dan menghitung kebutuhan tenaga kerja , serta menyediakan sarana transportasi atau aksesibilitas untuk mengangkut hasil panen. Pada umumnya, pekerjaan tasaksi panen ini dikerjakan sebanyak dua kali setahun yakni pada bulan Juni dan Desember. Hanya tanaman-tanaman sawit yang mempunyai usia seragam saja yang akan diperkirakan produksinya. Penghitungannya sendiri ditujukan pada sample yang diambil sebanyak 5 persen dari total populasi tanaman. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kerapatan panen ...

Cara Menanam Kecambah Sawit yang Benar

Pada prinsipnya, mudah saja untuk menanam kecambah sawit. Kita tinggal menyediakan kecambah tersebut lalu ditanamkan ke lahan yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Namun agar hasilnya memuaskan, Anda perlu mempelajari langkah-langkah penanaman yang benar. Kecambah merupakan cikal bakal tanaman kelapa sawit. Kecambah dibuat melalui proses pengecambahan buah kelapa sawit yang dilakukan sedemikian rupa seperti yang pernah kami bahas di sini . Tujuannya supaya buah sawit lebih siap untuk dibesarkan menjadi bibit kelapa sawit unggulan. Di bawah ini langkah-langkah yang harus Anda perhatikan selama pekerjaan penanaman kecambah sawit berlangsung! Langkah 1 : Persiapan Media Penanaman Paling tidak seminggu sebelum kecambah sawit tiba di lokasi pembibitan, area tersebut harus sudah dipersiapkan. Bedengan untuk pembibitan dibuat dengan ukuran 1,2 x 8 m dan bagian dasarnya dibentuk lebih tinggi daripada permukaan. Setiap bedengan mampu menampung sekitar 1000 kecambah. Selanjutnya bedengan...

Ciri-ciri Benih Kelapa Sawit Unggul

Untuk mengetahui benih kelapa sawit yang bersifat unggul, Anda bisa memperhatikan ciri-ciri yang dimiliki oleh benih tersebut. Biasanya kecambah yang berkualitas bagus mempunyai rupa lebih sempurna daripada benih abal-abal. Walaupun harga yang dibandrol lebih mahal, tetapi Anda tidak akan kecewa jika berinvestasi dengan benih kelapa sawit unggulan. Terdapat enam produsen resmi yang sekarang menyediakan bibit kelapa sawit untuk kebutuhan di dalam negeri. Di antaranya yaitu Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), PT Socfin, PT Bina Sawit Makmur, PT London Sumatra, PT Tunggal Yunus Estate, dan PT Dami Mas Sejahtera. Disarankan untuk membeli benih dari produsen-produsen di atas karena mutunya benar-benar diperhatikan dan sudah diuji secara menyeluruh. Di bawah ini ciri-ciri dari benih kelapa sawit yang unggul : Ciri-ciri Umum Pada umumnya, kecambah kelapa sawit yang berkualitas tinggi mempunyai mata tunas putih bersih, normal, dan ukuran akarnya kurang dari 2 cm. Wujud benih terseb...

Pemanfaatan Lahan Kelapa Sawit untuk Peternakan

Salah satu bentuk pemanfaatan terhadap lahan perkebunan kelapa sawit ialah membangun area peternakan. Ide ini muncul mengingat begitu luasnya perkebunan kelapa sawit namun pemanfaatannya belum dilakukan secara maksimal. Terutama untuk area di bawah tanaman kelapa sawit yang dibiarkan menganggur begitu saja. Padahal jika para petani mau menggunakan lahan tersebut sebagai tempat peternakan kambing atau sapi, maka akan memberikan manfaat positif yang cukup besar. Tentu saja, dengan membangun area peternakan di dalam kebun kelapa sawit , kita bisa mendapatkan keuntungan yang berlebih. Kotoran-kotoran hewan ternak juga bisa diolah sedemikian rupa menjadi pupuk kandang yang berguna bagi pertumbuhan tanaman. Selain itu, kambing dan sapi pun dapat mengendalikan tingkat pertumbuhan tanaman gulma dengan memakannya. Pada umumnya, pemeliharaan binatang ternak di perkebunan sawit dilakukan secara umbaran. Hewan-hewan ini dilepaskan pada pagi hari untuk selanjutnya digembalakan. Memasuki waktu ...

3 Jenis Tanah yang Bagus untuk Tanaman Kelapa Sawit

Pelaksanaan budidaya kelapa sawit menggunakan media tanam berupa tanah. Namun tidak sembarang tanah bagus untuk mendukung pertumbuhan tanaman kelapa sawit. Setidaknya tanah tersebut harus beraerasi baik, mengandung lempung, dan kondisinya subur. Selain itu, tanah juga harus memenuhi persyaratan tumbuh kelapa sawit seperti drainasenya yang lancar, permukaan air tanahnya terletak cukup dalam, keberadaan solum juga cukup dalam, serta tidak mengandung banyak bebatuan. Pada dasarnya, kelapa sawit menyukai tanah yang memiliki kontur datar sampai bergelombang dengan tingkat kelerengan berkisar antara 0-25 persen. Tanah terletak di suatu tempat yang memiliki ketinggian sekitar 1-400 m dpl serta tidak tergenangi air. Sedangkan tingkat keasaman tanah yang ditoleransi berada di derajat pH 4-6. Terdapat 3 jenis tanah yang cocok digunakan untuk membudidayakan kelapa sawit, antara lain : 1. Tanah Latosol Tanah latosol biasanya juga disebut tanah merah karena mempunyai warna kemerah-merahan....

Cara Membangun Kebun Kelapa Sawit

Pembangunan kebun kelapa sawit harus mengedepankan kelestarian terhadap ekosistem hayati. Ihwal ini dimaksudkan supaya keseimbangan alam termasuk keberadaan makhluk hidup di dalamnya tetap terjaga. Oleh karena itu, semua proses yang ada wajib dikerjakan secara benar serta bersifat ramah lingkungan. Dan berikut merupakan panduan tentang membangun kebun budidaya kelapa sawit yang baik. A. Pekerjaan Teknis Lapangan dan Pengelolaan Kebun Pekerjaan teknis lapangan dan pengelolaan kebun meliputi pembukaan lahan, penanaman kacangan, pemberantasan hama dan penyakit, pemeliharaan dan pemupukan, serta pembuatan area penyangga. 1. Pembukaan Lahan Tahap pembukaan lahan dilakukan dengan menggunakan alat berat seperti buldoser. Pastikan alat ini tidak mengikis lapisan permukaan paling atas (top soil) yang notabene memiliki kandungan nutrisi tinggi dan sangat subur. Hindari membuka areal hutan dengan metode pembakaran karena dampak negatifnya sangat besar. 2. Penanaman Kacangan Tanaman k...

Pengendalian Ulat Kantong Pada Tanaman Kelapa Sawit

Salah satu hama yang perlu diwaspadai oleh para petani kelapa sawit adalah ulat kantong. Hama ini termasuk ke dalam keluarga Psychidae. Spesies dari ulat kantong yang kerap menyerang tanaman kelapa sawit di antaranya Metisa plana, Mahasena corbetti, Manatha albipes, Cremastopsyche pendula, Cryptothelea cardiophaga, Brachycyttarus griseus, dan Amatissa sp. Ulat kantong memiliki nafsu makan yang sangat tinggi. Ulat ini aktif memakan dedaunan kelapa sawit sembari membuat semacam kantong dari potongan daun yang kasar. Setelah kantong sudah terbentuk, ulat ini akan beraktifitas dengan hanya mengeluarkan kepala dan kaki depannya dari dalam kantong. Awalnya ulat kantong hidup di bagian atas permukaan daun kelapa sawit. Namun ketika kantongnya telah berukuran cukup besar, ulat ini akan berpindah ke bagian bawah daun dengan cara menggantungkan diri. Ukuran tubuh rata-rata ulat ini sekitar 35 mm dengan kantong yang berukuran antara 30-50 mm. Sedangkan siklus hidup ulat kantong berlangsung...

Cara Tepat Mengatasi Trek pada Kelapa Sawit

Tanaman kelapa sawit tidak bisa dihindarkan dari ancaman trek yang bisa menjangkitinya kapanpun. Akibatnya tingkat produktifitas tanaman menjadi turun secara drastis. Bahkan beberapa tanaman juga dilaporkan tidak mampu menghasilkan buah sama sekali. Tentu saja hal ini menyebabkan para petani yang membudidayakan kelapa sawit mengalami kerugian yang sangat besar. Trek biasanya menimpa perkebunan kelapa sawit pada waktu 3 bulan setelah musim hujan. Pada saat musim kemarau ini, kelapa sawit kekurangan air yang dibutuhkannya untuk mendukung pertumbuhan. Padahal kebutuhan air oleh kelapa sawit ini mencapai 15 liter/hari. Maka bisa ditebak tanaman mengalami dehidrasi yang sangat serius selama musim kering. Sebetulnya trek bisa dicegah dengan mengusahakan air tetap tersedia di sekitar tanaman kelapa sawit sepanjang waktu. Caranya yaitu dengan memberikan mulsa di sekitar tumbuhan yang dibudidayakan ketika sedang musim hujan. Anda bisa memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan ...

8 Langkah Budidaya Kelapa Sawit di Lahan Gambut

Pemanfaatan lahan gambut sebagai tempat penanaman kelapa sawit seyogyanya menjadi opsi terakhir jika tidak memungkinkan pembudidayaan di lahan mineral. Hal ini mengingat pentingnya keberadaan lahan gambut dalam mendukung keseimbangan ekologi dan ekonomi. Lahan gambut merupakan habitat bagi keanekaragaman hayati, penyedia hasil hutan, serta penyimpan air tanah. Untuk menjaga kelestarian alam, pembukaan lahan gambut untuk kebun kelapa sawit hanya boleh dilakukan pada lahan-lahan yang telah mengalami degradasi. Sedangkan kawasan hutan gambut yang masih asri sebaiknya tetap dijaga kelestariannya. Jangan sampai demi mendapatkan keuntungan pribadi, Anda merugikan berbagai pihak lain. Di bawah ini langkah-langkah dalam menanam kelapa sawit di lahan gambut! 1. Survei Kelayakan Lahan Sebelum proses penanaman kelapa sawit dimulai, Anda perlu melakukan survei untuk menilai kelayakan lahan gambut tersebut digunakan sebagai tempat pembudidayaan. Aspek-aspek yang perlu diperhatikan meliput...

Unsur Hara yang Dibutuhkan Tanaman Kelapa Sawit

Tanaman kelapa sawit memerlukan unsur hara untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Melalui proses fotosintesis, unsur hara ini diolah menjadi bahan organik sebagai sumber energi untuk mendukung pertumbuhan. Oleh karena itu, peran unsur hara bagi suatu tanaman tidak bisa diganti dengan unsur yang lain. Kelapa sawit yang kekurangan unsur hara akan mengalami gejala spesifik di organ tertentu yang dikenal sebagai gejala kekahatan. Berdasarkan tingkat kebutuhannya, unsur hara yang diperlukan kelapa sawit dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro. A. UNSUR HARA MAKRO Unsur hara makro ialah suatu unsur hara yang diperlukan oleh tanaman dalam jumlah yang cukup banyak. Unsur-unsur hara yang termasuk dalam kategori ini antara lain nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, kalsium, dan sulfur. Berikut penjelasan tentang masing-masing unsur hara tersebut. 1. Nitrogen (N) Nitrogen berperan penting dalam proses pembentukan sel, jaringan, dan organ tanaman. Fungsi utama nit...