Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

Contoh Perhitungan Biaya Kebun Kelapa Sawit

Kebun kelapa sawit merupakan investasi yang teramat berharga. Oleh sebab itu, perhitungan biaya-biaya yang harus dikeluarkan selama proses pengelolaan lahan harus dilakukan dengan matang. Rincian perhitungan tersebut meliputi biaya pengadaan lahan, pembersihan kebun, pembelian bibit, pemberian pupuk, pembasmian gulma, serta pemangkasan daun. Biaya Pengadaan dan Pembersihan Lahan Biaya awal meliputi biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan lahan dan pembersihannya dari tanaman liar. Harga lahan kelapa sawit sangat variatif biasanya tergantung dari letak lokasinya. Misalkan kita ambil harga kelapa sawit yaitu Rp 10.000.000/hektar. Sedangkan untuk biaya pembersihan lahan berkisar Rp 500.000/hektar. Biaya Pembibitan Bibit sebaiknya dibeli dari tempat yang bersertifikasi agar jelas kualitasnya. Jangan pernah membeli bibit sawit di penjual yang tidak berlisensi meskipun harganya dipatok lebih murah sampai setengah harga. Sebab kelapa sawit yang tidak jelas umumnya memiliki prod...

Ini Dia Ciri-ciri Fisiologi Kelapa Sawit

Seperti apakah ciri-ciri fisiologi yang dimiliki oleh kelapa sawit? Pohon elaeis atau kelapa sawit mampu tumbuh hingga ketinggiannya mencapai 24 meter. Sistem perakaran pada tumbuhan ini berupa akar serabut yang mengarah ke bawah dan ke samping. Pada tanaman muda terdapat bekas pelepah yang menyelimuti batang dan akan mengering terlepas sendiri setelah usianya sekitar 12 tahun. Pohon kelapa sawit terbentuk atas bagian-bagian yang meliputi akar, batang, daun, bunga, dan buah. Di bawah ini penjelasan dari masing-masing bagian tanaman tersebut. Akar Kelapa sawit mempunyai sistem perakaran berupa akar serabut. Pertumbuhan akar tersebut ada yang mengarah ke bawah dan ke samping. Selain akar utama, kelapa sawit juga memiliki akar napas yang tumbuh secara menyamping ke atas untuk mengambil oksigen dari udara. Batang Batang kelapa sawit tampak seperti batang tanaman di keluarga Arecaceae lainnya. Ketika muda, batang tanaman tersebut diselimuti oleh bekas pelepah daun. Pelepah y...

Inilah Daftar Harga TBS Kelapa Sawit 2015

Di sepanjang tahun 2015, harga TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit begitu fluktuatif. Kenaikan harga terjadi di awal tahun khususnya pada bulan Januari, Februari, Maret, dan April. Sayangnya, harga tersebut mengalami penurunan yang sangat drastis mendekati akhir tahun ini. Kelapa sawit adalah salah satu komoditas andalan di Indonesia. Tercatat perputaran ekonomi di sektor ini sangatlah besar, bahkan Indonesia merupakan negara penghasil kelapa sawit terbersar di dunia . Kebun kelapa sawit terhampar luas mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Bagian kelapa sawit yang diperdagangkan meliputi TBS (Tandan Buah Segar), CPO (Crude Palm Oil), dan inti murni. Harga CPO saat ini turun sebesar Rp 194, dari Rp 5.816 menjadi Rp 5.622. Begitu pula dengan harga inti sawit murni yang juga mengalami penurunan senilai Rp 147, dari Rp 4.006 menjadi Rp 3.859 menggunakan indeks K dengan prosentase 85,77%. Tabel Harga TBS Terbaru Usia Harga/kg 3 tahun Rp 896 4 tahun Rp 1.025...

Pembibitan Kelapa Sawit Pre-nursery dan Main-nursery

Budidaya kelapa sawit menganut sistem pembibitan (nursery) sebanyak dua tahap yaitu pre-nursery dan main-nursery. Secara singkat, pre-nursery merupakan pembibitan tahap awal sedangkan main-nursery adalah pembibitan tahap utama. Penjelasan lebih lanjut mengenai kedua macam sistem pembibitan tersebut akan kami jelaskan secara lengkap di bawah ini. Pada budidaya kelapa sawit, pembibitan bertujuan untuk mendapatkan bibit-bibit kelapa sawit berkualitas unggulan. Bibit ini ditumbuhkan dari buah kelapa sawit yang sudah diolah sedemikian rupa dan berubah menjadi kecambah. Setelah itu barulah pembibitan memasuki tahap pre-nursery lalu berlanjut ke tahap main-nursery. Tahap Pembibitan Pre-nursery Tahap pembibitan pre-nursery ialah tahap pengembangbiakan kecambah kelapa sawit menjadi bibit berukuran kecil. Lama waktu tahapan ini berlangsung antara 2-3 bulan. Adapun tujuan sistem pembibitan prenursery ini yaitu mempermudah pemantauan awal sehingga tingkat pertumbuhan sawit dan kondisin...

6 Syarat Lokasi Pembibitan Kelapa Sawit yang Ideal

Kelapa sawit merupakan tanaman yang berasal dari Benua Afrika. Jadi ketika kita mencoba untuk membudidayakannya di Indonesia yang notabene memiliki iklim kontras, maka diperlukan perlakuan-perlakuan tertentu. Tujuannya agar tanaman kelapa sawit tersebut mampu beradaptasi dengan lingkungannya, tumbuh secara normal, dan memiliki produktifitas yang tinggi. Penyesuaian terhadap lingkungan ini sudah dimulai sejak pembibitan kelapa sawit dilakukan. Lokasi yang digunakan untuk menumbuhkan bibit sawit harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Di antaranya topografi tanah, jarak dengan sumber air, sistem irigasi, jangkauan lokasi, kemudahan pengawasan, dan keamanan. Syarat I : Tanah Kebun Berpermukaan Datar Dalam menbibitkan tanaman kelapa sawit, pilih lokasi yang memiliki tanah berpermukaan datar. Hal ini akan memudahkan Anda dalam merawat bibit-bibit tersebut setiap hari. Tanah yang datar juga mempunyai kapasitas yang lebih banyak. Bandingkan jika Anda harus naik turun kebun setiap ha...

Ini Dia Morfologi Bunga Kelapa Sawit

Morfologi bunga kelapa sawit adalah bagian-bagian yang dimiliki oleh bunga pada tanaman kelapa sawit. Karena termasuk tumbuhan berumah satu (monoceous), setiap pohon kelapa sawit memiliki bunga jantan dan bunga betina sekaligus. Tetapi keberadaan masing-masing bunga tersebut terletak di tandan yang berbeda. Kendati demikian, beberapa kejadian tertentu dapat memicu tumbuhnya bunga jantan dan bunga betina di tandan yang sama atau disebut hermafrodit campuran. Bunga sawit tumbuh dari bagian ketiak daun kelapa sawit , di mana setiap ketiak mampu menghasilkan satu bunga majemuk (infloresen). Tidak jarang infloresen ini gugur selama masa awal perkembangannya sehingga timbul kemungkinan sejumlah ketiak daun tidak menghasilkan bunga majemuk. Setiap infloresen membutuhkan waktu antara 2,5-3 tahun untuk berkembang dari proses inisiasi awal hingga membentuk infloresen yang lengkap. Biasanya kemunculan infloresen berdekatan dengan masa penyerbukan (antesis). Antesis pada tanaman sawit muda um...

Morfologi tentang Daun, Batang, dan Akar Kelapa Sawit

Di dalam ilmu biologi, morfologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang bentuk organisme yang mencakup bagian-bagiannya. Morfologi kelapa sawit, terutama daun, batang, dan akar penting dipelajari oleh para petani sawit. Diharapkan dengan mengetahuinya, petani bisa menentukan prosedur pemeliharaan yang tepat untuk tanaman-tanaman tersebut. Daun Kelapa Sawit Kelapa sawit memiliki daun majemuk yang tersusun menyirip dan membentuk pelepah. Satu pohon kelapa sawit budidaya umumnya mempunyai 40-50 pelepah dan kebanyakan kelapa sawit liar memiliki 60 pelepah. Setiap pelepah tersebut biasanya terdiri dari 250-400 helai daun. Daun kelapa sawit muda yang masih kuncup berwarna kuning pucat, lalu akan berubah menjadi hijau gelap setelah daun menua. Setiap bulan, tanaman sawit muda dapat menghasilkan 4-5 pelepah sedangkan tanaman sawit muda mampu membentuk 2-3 pelepah. Selain faktor usia, produksi daun kelapa sawit ini juga dipengaruhi oleh genetik, lingkungan, dan iklim. Luas permuk...

Mengetahui Morfologi Buah Kelapa Sawit yang Lengkap

Buah kelapa sawit adalah penghasil daging kelapa sawit yang biasanya digunakan sebagai bahan baku minyak goreng. Tahukah Anda, dalam setiap tandan buah kelapa sawit biasanya terdapat gerombolan buah-buah sawit yang berjumlah sekitar 1.500-2.000 buah dengan kadar kematangan yang berbeda-beda. Tanda buah yang layak panen ditandai dari warnanya yang berubah menjadi jingga karena mengandung karoten yang tinggi. Sedangkan warna kulit buah kelapa sawit cukup beranekaragam tergantung varietasnya seperti hitam, cokelat, ungu dan merah. Morfologi buah kelapa sawit tersusun atas bagian-bagian yang meliputi eksoskarp, mesoskarp, endoskarp, dan kernel. Eksoskarp merupakan kulit kelapa sawit, sedangkan mesoskarp adalah serabut buah. Sementara itu endoskarp ialah cangkang kelapa sawit yang melindungi inti buah. Dan kernel atau inti sawit yaitu daging buah sawit yang mengandung biji sebagai perkembangbiakan generatif tanaman. Perlu diketahui, kernel pada kelapa sawit dapat dipisahkan menjad...

3 Macam Sistem Irigasi Pada Kebun Kelapa Sawit

Air adalah sumber kehidupan. Begitupun dengan peranan air pada budidaya kelapa sawit sangatlah penting. Tanpa air dijamin usaha penanaman sawit yang Anda lakukan bakal gagal total. Bahkan jika suplai air tidak mampu mencukupi kebutuhan, produktifitas kelapa sawit tersebut pun akan rendah sekali. Air diperlukan oleh tanaman kelapa sawit sebagai sumber bahan fotosintesis. Oleh akar, air diangkut ke daun untuk dimasak. Kebutuhan air pada kelapa sawit ini sudah dimulai sejak proses pengecambahan, pembibitan, penanaman, sampai dengan pemanenan. Terdapat tiga macam sistem drainase yang biasa digunakan di kebun kelapa sawit, antara lain : 1. Sistem Manual Metode pertama adalah sistem drainase secara manual. Prinsip kerjanya yaitu air dihisap dari sumber menggunakan mesin khusus lalu dialirkan melalui pipa menuju kebun kelapa sawit. Nantinya ada pekerja yang akan menyiramkan selang air ini ke tanaman-tanaman sawit secara menyeluruh. 2. Sistem Sprinkler Sesuai sebutannya, s...

Membuat Minyak Goreng Kelapa Sawit Secara Tradisional

Bagaimana caranya membuat minyak goreng kelapa sawit secara tradisional? Minyak goreng merupakan bahan makanan nabati yang banyak dipergunakan dalam pembuatan suatu masakan seperti menggoreng dan menumis. Kebanyakan produk minyak goreng yang dijual di pasaran terbuat dari kelapa sawit alias palm oil. Proses pembuatan minyak goreng oleh pabrik dilakukan menggunakan serangkaian metode yang modern dan canggih. Hal ini bertujuan guna mengefektifkan anggaran produksi, mengefisienkan waktu, dan mengontrol kualitas produksi yang dilakukan secara massal. Tapi tahukah anda, ternyata minyak goreng juga bisa dibuat dengan menggunakan cara tradisional? Bahkan metode ini telah dikenal oleh nenek moyang bangsa Indonesia sejak dahulu kala. Di bawah ini adalah panduan pembuatan minyak goreng kelapa sawit secara tradisional ala KLPSWT ! Alat dan Bahan : Buah Kelapa Sawit Panci Tungku atau Kompor Alu dan Lesung Kain Katun Wajan Irus; irus adalah sendok besar yang cekung biasanya te...

Pembuatan Pola Tanam Bibit Kelapa Sawit yang Baik

Langkah pertama dalam membudidayakan kelapa sawit adalah mempersiapkan lahan budidaya. Salah satu bentuk persiapan lahan yang paling krusial yaitu pembuatan rancangan pola tanam bibit-bibit kelapa sawit. Nantinya, pola tanam ini digunakan sebagai penanda tempat di mana lubang tanam akan dibuat. Direkomendasikan untuk membuat pola tanam yang berbentuk segitiga sama sisi. Dengan menerapkan bentuk ini, populasi kelapa sawit per hektar lebih optimal daripada pola tanam berbentuk persegi. Selain itu, pola segitiga sama sisi juga memungkinkan tidak ada ruangan yang kosong akibat tertutup tajuk kelapa sawit. Hal ini cukup efektif untuk menghambat tingkat pertumbuhan tanaman gulma sekaligus mengefektifkan penyerapan unsur hara oleh akar kelapa sawit. Pembuatan rancangan pola tanam kelapa sawit juga perlu memperhatikan kontur tanah di lahan budidaya. Untuk lahan yang mempunyai kontur tanah yang datar sampai bergelombang, penerapannya cukup membuat pola tanam segitiga sama sisi. Sedangkan ...

Pembuatan Lubang Tanam Kelapa Sawit di Lahan Mineral dan Gambut

Lubang tanam berguna sebagai lubang penanaman bibit-bibit saat kita membudidayakan kelapa sawit. Pembuatan lubang ini harus memperhatikan waktu dan kondisi lahan yang dimiliki. Kesalahan dalam pembuatan lubang penanaman juga dapat memperbesar risiko kegagalan terhadap budidaya yang kita lakukan. Direkomendasikan membuat lubang tanam kelapa sawit sejak seminggu sebelum proses penanaman bibit dilakukan. Tujuannya agar waktu yang tersedia cukup untuk mengontrol lubang penanaman yang telah dibuat. Jika rentang pembuatan lubang tanam dan penanaman bibit terlalu lama, maka lubang berpotensi bakal tertimbun kembali. Sedangkan bila waktu penggalian terlalu cepat, posisi dan ukuran lubang tidak bisa terkontrol dengan benar. Pembuatan Lubang Tanam Kelapa Sawit di Tanah Mineral Pembuatan lubang penanaman di tanah mineral dilakukan dengan mencangkul sampai kedalaman yang dikehendaki. Sebagai pertanda posisi lubang digunakan anak pancang yang ditancapkan persis di tengah-tengah lubang ...