Musim kemarau di sepanjang tahun ini memberikan dampak yang sangat luas bagi perkebunan kelapa sawit. Dampak tersebut cenderung merugikan bagi para petani karena tanaman yang dibudidayakannya menderita kekurangan air. Apalagi harga TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit saat ini sedang mengalami penurunan. Kondisi tersebut tentunya menjadi beban sendiri bagi petani kelapa sawit di Indonesia khususnya. Salah satu dampak nyata adalah biaya pemupukan yang semakin terasa berat. Pemupukan kelapa sawit memang sebaiknya dilaksanakan sebanyak 2 kali/tahun. Namun kondisi keuangan perkebunan yang mencekik akibat kemarau panjang menyebabkan pelaksanaan pemupukan 2 kali/tahun ini menjadi urung dilakukan. Selain itu, penyerapan tanah terhadap pupuk juga pasti menjadi sangat berkurang apabila kondisi tanah terlalu kering. Mau tidak mau para petani terpaksa harus menerima kondisi pahit yang tidak berpihak ini. Pada akhirnya tingkat kesuburan tanah yang dikorbankan sehingga menimbulkan dampak j...
KLPSWT adalah blog kelapa sawit nomor satu di Indonesia. Ini merupakan majalah kelapa sawit yang menyajikan informasi terbaru tentang kelapa sawit dan tips-tips budidaya yang tepat. Yuk, gabung bersama kami menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia.