Langsung ke konten utama

3 Cara Mematikan Pohon Kelapa Sawit Tanpa Menebang

Bagaimana cara mematikan pohon kelapa sawit tanpa menebangnya? Berinvestasi dengan kelapa sawit semakin terlihat menjanjikan dalam jangka panjang. Pasalnya tanaman ini mempunyai usia hidup yang terbilang lama dan permintaan pasar akan minyak kelapa sawit pun kian meningkat. Hal tersebut lantas mendorong para investor untuk berlomba-lomba dalam menanamkan uangnya di sektor ini.

Salah satu kendala dalam membudidayakan kelapa sawit adalah tingkat produktifitasnya yang rendah. Permasalahan ini biasanya menimpa perkebunan rakyat yang kurang mendapatkan perawatan maksimal. Untuk mengatasinya, disarankan melakukan peremajaan perkebunan tersebut dengan mematikan pohon kelapa sawit tua dan menggantinya dengan kelapa-kelapa sawit muda.

cara-mematikan-kelapa-sawit.jpg

Di bawah ini panduan mematikan kelapa sawit tanpa harus menebangnya!

Metode I : Natrium arsenit (Na3AsO3)

Sebagian besar perusahaan kelapa sawit biasanya memanfaatkan Natrium arsenit untuk mematikan tanaman sawit yang tidak produktif. Buatlah lubang memakai bor pada batang kelapa sawit yang dimaksud dengan arah miring ke bawah sampai mengenai bagian inti. Setelah itu, isi lubang tersebut menggunakan Natrium arsenit dengan dosis 20 cc/pohon. Kemudian tutup kembali lubang dengan menyumpalnya memakai serpihan kayu bekas bor. Apabilan serpihan kurang, Anda bisa menambahkan tanah untuk menutup lubang sampai benar-benar tertutup. Perhatikan, karena Natrium arsenit mengandung racun yang sangat tinggi, jangan pernah sekalipun memanen buah yang dihasilkan oleh pohon yang telah diracuni.

Metode II : Herbisida

Buatlah racun terlebih dahulu dengan mencampurkan 250 cc herbisida dan 10 liter air. Selanjutnya, buat lubang pada batang pohon sawit seperti pada metode pertama. Tuangkan cairan racun herbisida tadi ke dalam lubang batang sawit. Terakhir, Anda bisa menutup kembali lubang tersebut menggunakan serpihan kayu dan tanah.

Metode III : Garlon

Metode mematikan kelapa sawit memakai herbisida berjenis garlon dilakukan melalui proses infus. Isi plastik es lilin dengan 2 sdm garlon lalu tambahkan air sampai memenuhi setengah volume plastik. Langkah berikutnya, potong akar kelapa sawit yang masih hidup sebanyak 3-4 akar. Segera saja masukkan akar sawit yang masih basah ini ke dalam kantong plastik tadi, lalu ikat dengan tali rafia. Disarankan pilih akar muda yang masih menempel di pohon agar kinerja racun lebih efisien.

Komentar

  1. saya sudah pakai cara impus gan,, tapi gak mati juga.

    BalasHapus
  2. apakah benar, salah teknik tebang pohon sawit akan menyebabkan timbulnya hama kumbang?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Barang Pribadi ke Korea Selatan: Regulasi, Waktu Pengiriman, dan Risiko yang Sering Terjadi

  Pengiriman barang pribadi dari Indonesia ke Korea Selatan terus meningkat seiring mobilitas masyarakat lintas negara. Di balik kebutuhan tersebut, terdapat regulasi ketat yang mengatur arus barang masuk ke Korea Selatan, termasuk untuk kiriman non-komersial. Barang pribadi kerap diartikan sebagai barang milik sendiri yang digunakan sehari-hari. Namun dalam praktik kepabeanan, definisi tersebut bergantung pada penilaian petugas terhadap jenis barang, jumlah, dan nilai ekonominya. Regulasi yang Mengatur Barang Pribadi Korea Selatan menerapkan sistem kepabeanan yang menempatkan seluruh barang masuk, termasuk kiriman pribadi, dalam skema impor. Setiap paket wajib dilengkapi informasi yang jelas mengenai isi dan tujuan pengiriman. Barang yang dianggap sensitif seperti makanan, produk kesehatan, kosmetik, dan barang bermerek berada di bawah pengawasan khusus. Untuk kategori tertentu, izin tambahan atau standar keamanan dapat menjadi syarat mutlak sebelum barang dilepas. Regulasi ini be...

Cara Membaca Perhitungan Volume dan Berat dalam Pengiriman Jepang–Indonesia

  Dalam pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia, perhitungan volume dan berat menjadi dasar utama untuk menentukan skema pengiriman. Kedua unsur ini digunakan untuk menilai kebutuhan ruang di dalam kontainer serta memengaruhi alur penanganan barang selama proses logistik berlangsung. Berat mengacu pada bobot aktual barang setelah dikemas. Pengukuran ini dilakukan menggunakan timbangan dan dicatat dalam satuan kilogram. Berat aktual menjadi faktor penting karena berkaitan dengan batas maksimum muatan yang dapat ditampung oleh kontainer dan kapal. Volume menggambarkan besaran ruang yang ditempati barang. Perhitungan volume dilakukan dengan mengalikan panjang, lebar, dan tinggi barang, kemudian dikonversi ke satuan meter kubik. Dalam pengiriman Jepang–Indonesia, pengukuran volume dilakukan secara detail karena setiap selisih kecil dapat memengaruhi penataan muatan di dalam kontainer. Pada pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia , volume sering menjadi acuan utama. Barang deng...

Tradisi Baru TKI dan Mahasiswa Jepang Saat Mengirim Paket

  Omiyage biasanya dikenal sebagai oleh-oleh kecil khas Jepang. Namun di kalangan TKI dan mahasiswa Indonesia di Jepang, muncul fenomena yang berbeda: omiyage yang ukurannya tidak kecil sama sekali. Bukan sekadar manisan atau gantungan kunci, tetapi barang-barang besar yang memenuhi satu kardus penuh. Fenomena ini muncul dari cara hidup yang berubah. Banyak yang tinggal jauh dari keluarga untuk waktu lama, sehingga hadiah kecil dianggap tidak cukup mewakili rasa rindu. Mereka memilih mengirim barang rumah tangga, pakaian musim dingin, peralatan elektronik mini, bahkan stok makanan instan Jepang. Omiyage tidak lagi hanya soal “cinderamata”, tetapi menjadi bahasa perhatian yang lebih luas. Tradisi baru ini mencerminkan pola pikir bahwa barang yang bermanfaat akan lebih dihargai. Seseorang mungkin mengemas satu set panci Jepang untuk ibunya, atau heater portabel untuk keluarga di kampung. Barang-barang itu membawa cerita tersendiri tentang bagaimana seseorang hidup di Jepang dan ing...